27.6 C
Jakarta
Friday, January 27, 2023

Kisah Siswa Kelas 11 Raih Medali di Olimpiade Kedokteran Nasional

Naira Azra Senen, murid kelas 11 SMA Cikal Lebak Bulus berhasil meraih medali perak di Olimpiade Kedokteran Nasional 2022 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Olimpiade Nusantara.

Meski sempat ragu karena belum pernah mengikuti olimpiade, namun niat untuk menuntut ilmu dan keinginan meraih pengalaman pengembangan diri membuat Naira tetap melangkah untuk mencoba.

“Buatku, kompetisi adalah sebuah media/tempat untuk menguji kemampuan dan belajar, karena dengan mengikuti kompetisi, kita dapat termotivasi untuk mempelajari banyak hal, yang mungkin kita tidak akan pernah tahu jika kita tidak mengikuti kompetisi sejak awal,” ujar Naira dalam keterangan tertulis Sekolah Cikal.

Sesi pelaksanaan olimpiade kedokteran nasional sendiri dilangsungkan secara daring, setiap murid yang berpartisipasi diberikan asesmen 40 pertanyaan pilihan ganda tentang Ilmu Kedokteran yang harus dikerjakan dalam waktu 55 menit.

Naira berhasil membuktikan diri di olimpiade yang diikuti oleh 1.900 murid SMP-SMA dari berbagai sekolah di Indonesia.

Naira menyebutkan bahwa ia memiliki minat yang tinggi di bidang ilmu Sains demi membangun kebermanfaatan kelak bagi sesama manusia.

Sampai hari ini, minat tersebut tetap ada dan selalu ingin diasah olehnya melalui berbagai cara, salah satunya melalui kompetisi Olimpiade Kedokteran Nasional yang diikutinya ini.

“Betul sekali (Olimpiade Kedokteran Nasional menjadi salah satu cara mengasah minat), karena tentu saja minat (di bidang Sains dan Kedokteran masih ada dalam diri saya), dan karena minat itu juga saya mengikuti olimpiade,” ceritanya.

Di sekolah, ia bahkan menyukai bidang disiplin Ilmu Biologi dan Kimia yang memberikannya ruang untuk lebih banyak mendalami dan mengeskplorasi tentang dunia sekitar dalam Sains dan terkait tubuhnya di disiplin Ilmu Kedokteran.

“Di sekolah pun, kedua program favorit saya adalah Biologi dan Kimia. Setiap ada sesi kelas, saya tidak belajar melalui buku saja, melainkan melakukan studi mendalam di dalam kelas. Rasanya saya mengeksplorasi hal-hal baru tentang dunia di sekitar dan dalam tubuh saya,” ucapnya.

“Saya benar-benar terpesona dengan setiap topik dan pembelajarannya, sampai ingin tahu lebih dalam tentang bidang tersebut. Perasaan itu juga membuat saya semangat, senang, dan menantikan eksplorasi selanjutnya di sekolah maupun di kompetisi lainnya,” imbuh dia dengan penuh semangat.

Dalam sesi berbagi cerita bersama Cikal, Naira Azra Senen atau yang akrab disapa Naira ini bercerita awal mula mengetahui kompetisi Olimpiade Kedokteran Nasional yang merupakan olimpiade pertamanya dari momen scrolling media sosial Instagram di waktu senggangnya.

“Sebenarnya awal mula menemui informasi kompetisi olimpiade ini, saya lagi main sosial media Instagram dan saya melihat ada iklan poster olimpiade kedokteran AON. Melihat adanya kesempatan untuk mencari pengalaman baru (karena ini adalah olimpiade online pertama saya), saya langsung termotivasi untuk mengikutinya. Dari situ saya langsung screenshot dan save poster iklan olimpiadenya,” ucapnya.

Mengingat olimpiade kedokteran nasional ini merupakan olimpiade pertamanya, ia pun bercerita sempat merasakan keraguan.

“Sebetulnya, semakin saya lihat posternya, semakin saya ragu untuk mengikutinya karena saya tidak pernah mengikuti olimpiade nasional. Ada sedikit rasa takut untuk berpartisipasi, tidak bisa menjawab soalnya, dan lainnya.

Namun, saat saya mengingat sebuah life-quote dari salah satu lirik band favorit saya “One Ok Rock”. Yakni “Don’t be afraid to dive, be afraid that you didn’t try”, saya merasa termotivasi untuk mengikuti dan tidak melewati kesempatan mendapatkan pengalaman baru ini,” tambah Naira.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles